Bahan Alami Untuk Mobil Anda Tetap Wangi

Pernahkan mobil yang anda kendarai berbau tidak sedap? Apalagi jika mobil juga dalam keadaan kotor. Selain aktivitas terganggu, selama berkendara anda akan merasa tak nyaman dan aktivitas berkendara menjadi sangat tidak nyaman.

Menjaga kesegaran di dalam mobil tak harus mengandalkan parfum. Saat biang parfum masih banyak, aromanya dapat dihirup. Ketika habis, yang tinggal adalah alkohol yang gampang menguap. Akan lebih baik, jika aroma mobil menggunakan bahan-bahan alami. Mulai dari rempah-rempah, bunga, hingga biji-bijian.

Salah satu bahan yang sering keluar di pencarian adalah Kopi. Menghilangkan bau dengan kopi memang sudah dikenal dengan ampuh untuk menghilangkan bau tak sedap dimana pun. Cara tradisional ini memang sudah banyak dan lazim dipraktekkan. Ada dua acara yang dapat dilakukan untuk menghilangkan bau dengan bubuk kopi, baik dengan menaburkannya langsung atau menaruhnya terlebih dahulu di dalam wadah

Selain kopi, irisan daun pandan juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau tak sedap. Selain alami, bahan tersebut dapat menghindarkan anda dari pemakaian pewangi sinteris kimiawi yang dapat meruskan paru-paru loh. Tak hanya faktor kesehatan, kantong anda juga tak terkuras habis hanya untuk gonta-ganti parfum mobil.

Bahan pengharum mobil lainnya adalah sereh. Di dalamnya mengandung minyak atsiri yang bermanfaat memperkuat dan meningkatkan fungsi sistem saraf. Minyaknya gampang keluar dan teroksidasi dengan udara. Makin teroksidasi, kian segar baunya. Aplikasinya, cukup ambil 20-25 tangkai dan patahkan, simpan di bawah jok. Ketika AC difungsikan bau segar memenuhi kabin.

Bunga berwarna putih dan memiliki bau yang khas. Gampang didapat di pasar tradisional dengan harga Rp30-40 ribu per kg. Untuk mewangikan ruang kabin, cukup pakai seperempat kg ditebar di bawah jok penumpang. Kembang ini juga dipakai sebagai aromaterapi yang efektif mengobati saraf, apatis, kecemasan, dan gangguan saraf.

Termasuk keluarga Anonaceae (kenanga-kenangaan).Daunnya tunggal setangkai, berbentuk bulat telur dengan pangkal daun mirip jantung. Panjang daun 10-23 cm dan lebar 4,5-14 cm. Minyak atsirinya mempunyai bau wangi yang mengandung beberapa unsur penting sebagai insektisida alami. beberapa komponen tersebut antara lain eugenol, linalool, dan geranio. Sebaiknya pilih yang sudah menguning